Arsip

Archive for the ‘Perspektif Global’ Category

Lingkungan

Lingkungan

Lingkungan

A. Definisi Lingkungan
Kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, makhluk hidup, termasuk didalamnya manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi kelangsungan peri kehidupan dan kesejahteraan manusia serta mahkluk hidup lainnya (UU RI No. 4 Tahun 1982, tentang ketentuan-ketentuan Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup Bab I pasal 1).

B. Klasifikasi Lingkungan hidup

1. Tipe Biom : jenis lingkungan hidup dengan ciri fisik dan biotik tertentu sebagai unit pengelompokan yang terbesar.

Tundra

Tundra

Baca selengkapnya…

Pendidikan Masyarakat Dunia

Tujuan Pembelajaran Pendidikan Masyarakat Dunia

Pendidikan Masyarakat Dunia

Pendidikan Masyarakat Dunia

Pada bab ini akan dikemukakan mengenai pendidikan bagi masyarakat di dunia meliputi definisi pendidikan, jenajang pendidikan, serta permasalahan-permasalahan di dunia pendidikan.Seperti kita ketahui bersama, pendidikan adalah suatu hal yang penting bagi kehidupan manusia. Tanpa pendidikan, hidup manusia menjadi tidak terarah. Pada bab ini, para mahasiswa dapat mengetahui arti penting pendidikan bagi kehidupan manusia dalam mempertahankan kehidupannya, termasuk bagaimana cara mengatasi permasalahan-permasalahan di dunia pendidikan.

Pendahuluan
Pendidikan biasanya berawal pada saat seorang bayi itu dilahirkan dan berlangsung seumur hidup. Pendidikan bisa saja berawal dari sebelum bayi lahir seperti yang dilakukan oleh banyak orang dengan memainkan musik dan membaca kepada bayi dalam kandungan dengan harapan ia akan bisa (mengajar) bayi mereka sebelum kelahiran. Banyak orang yang lain, pengalaman kehidupan sehari-hari lebih berarti daripada pendidikan formal. Seperti kata Mark Twain, “Saya tidak pernah membiarkan sekolah mengganggu pendidikan saya.” Anggota keluarga mempunyai peran pengajaran yang amat mendalam — sering kali lebih mendalam dari yang disadari mereka — walaupun pengajaran anggota keluarga berjalan secara tidak resmi.
Baca selengkapnya…

Kesehatan Masyarakat Dunia

Sehat

Sehat

A. Definisi Sehat
Sehat adalah suatu keadaan yang sempurna baik fisik, mental dan sosial tidak hanya bebas dari penyakit atau kelemahan (WHO,1947). Berdasarkan definisi tersebut maka sehat  mengandung 3 karakteristik yaitu merefleksikan perhatian pada individu sebagai manusia, memandang sehat dalam konteks lingkungan internal dan eksternal.
Sehat diartikan sebagai hidup yang kreatif dan produktif. Sehat bukan merupakan suatu kondisi tetapai merupakan penyesesuaian, bukan merupakan suatu keadaan tapi merupakan proses. Proses disini adalah adaptasi individu yang tidak hanya terhadap fisik mereka tetapai terhadap lingkungan sosialnya.
Sedangkan menurut UU No.23 tahun 1992 tentang Kesehatan menyatakan bahwa: Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa dan sosial yang memungkinkan hidup produktif secara sosial dan ekonomi. Dalam pengertian ini maka kesehatan harus dilihat sebagai satu kesatuan yang utuh terdiri dari unsur-unsur fisik, mental dan sosial dan di dalamnya kesehatan jiwa merupakan bagian integral kesehatan. Dalam pengertian yang paling luas sehat merupakan suatu keadaan yang dinamis dimana individu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan lingkungan internal (psikologis, intelektua, spiritual dan penyakit) dan eksternal (lingkungan fisik, social, dan ekonomi) dalam mempertahankan kesehatannya.

Baca selengkapnya…

Kemiskinan

Kemiskinan

Kemiskinan

Tujuan Pembelajaran

Para mahasiswa, pada bab ini akan dijelaskan mengenai kemiskinan meliputi definisi kemiskinan, jenis-jenis kemiskinan, penyebab kemiskinan hingga indikator suatu Negara dikatakan sebagai negara miskin. Tujuan dikemukakannya bab kemiskinan ini adalah agar para mahasiswa mengetahui dan memahami arti kemiskinan serta bagaimana memerangi kemiskinan itu. Sebagai seorang calon/guru, para mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan pola pikir dengan usaha kreatif terhadap siswanya sehingga kelak dapat terhindar dari kemiskinan.

A. Definisi kemiskinan

Kemiskinan adalah adalah kondisi sosial ekonomi seseorang atau sekelompok orang yang tidak terpenuhi hak-hak dasarnya untuk mempertahankan dan mengembangkan kehidupan yang bermartabat.

B. Jenis-Jenis Kemiskinan

Kemiskinan absolut mengacu pada satu set standard yang konsisten, tidak terpengaruh oleh waktu dan tempat / negara. Sebuah contoh dari pengukuran absolut adalah persentase dari populasi yang makan dibawah jumlah yg cukup menopang kebutuhan tubuh manusia (kira kira 2000-2500 kalori per hari untuk laki laki dewasa). Bank Dunia mendefinisikan kemiskinan absolut sebagai hidup dg pendapatan dibawah USD $1/hari dan kemiskinan menengah untuk pendapatan dibawah $2 per hari, dengan batasan ini maka diperkiraan pada 2001 1,1 miliar orang didunia mengkonsumsi kurang dari $1/hari dan 2,7 miliar orang didunia mengkonsumsi kurang dari $2/hari. Proporsi penduduk negara berkembang yang hidup dalam kemiskinan ekstrem telah turun dari 28% pada 1990 menjadi 21% pada 2001. Melihat pada periode 1981-2001, persentase dari penduduk dunia yang hidup dibawah garis kemiskinan $1 dolar/hari telah berkurang separuh. Tetapi , nilai dari $1 juga mengalami penurunan dalam kurun waktu tersebut. Baca selengkapnya…

Penduduk dan Kependudukan

Penduduk

Penduduk

Tujuan Pembelajaran Penduduk dan Kependudukan

Pada bab ini, mahasiswa akan mendalami mengenai penduduk dan kependudukan beserta kompleksitas permasalahannya. Seperti kita ketahui bersama, masalah kependudukan adalah salah satu masalah krusial yang mengakibatkan efek domino terhadap permasalahan lain yaitu lingkungan, kemiskinan, kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan.

Kependudukan

Kependudukan atau demografi adalah ilmu yang mempelajari dinamika kependudukan manusia. Meliputi di dalamnya ukuran, struktur, dan distribusi penduduk, serta bagaimana jumlah penduduk berubah setiap waktu akibat kelahiran, kematian, migrasi, serta penuaan. Analisis kependudukan dapat merujuk masyarakat secara keseluruhan atau kelompok tertentu yang didasarkan kriteria seperti pendidikan, kewarganegaraan, agama, atau etnisitas tertentu.
Baca selengkapnya…

Bumi dan Isinya

Tujuan Pembelajaran Bumi dan Isinya
Para mahasiswa, sebelum kita membahas mengenai permasalahan-permasalahan yang ada di dunia ini, kita tengok sebentar mengenai bumi dan isinya. Memang, bab ini hanya sekilas dan sedikit membahas mengenai bumi karena hanya bersifat menyegarkan ingatan para mahasiswa akan bumi dan isinya.

A. Sejarah Terbentuknya Bumi

Gumpalan Gas pembentuk bumi dan planet

Gumpalan Gas pembentuk bumi dan planet

Gumpalan gas yang besar dari matahari yang selalu dalam keadaan berputar. Karena sesuatu hal, terlepaslah gumpalan itu, namun terus berputarmengeliling matahari. Gumpalan-gumpalan tersebut mengalami proses pendinginan dan menjadi padat. Itulah yang disebut planet. Dari gumpalan (planet) tersebut ada yang terlepas pula tetapi tetap berputar dan mengelilingi gumpalan yang ditinggalkan yang disebut sebagai satelit.
Era sejarah pembentukan bumi dibagi empat yaitu Prakambrium, Paleozoikum, Mesozoikum dan Kenozoikum. Prakambrium terdiri dari masa proterozoik dan Archea selama 2000 tahun. Organisme bersel tunggal seperti alga hijau biru dan bakteri yang muncul pertama. Paleozoikum : kehidupan mulai dengan tumbuh-tumbuhan laut sederhana. Ikan, amphibi, serangga berkembang.

Baca selengkapnya…

Pentingnya Kesadaran dan Wawasan Perpektif Global

Pada bab ini, mari kita menyatukan persepsi bahwa perspektif global mencakup dua sisi yaitu kesadaran dan wawasan. Tanpa kesadaran kita tidak bisa memahami masalah global, dan tanpa wawasan kita tidak akan mampu menyadari dan mempertahankan kehidupan global.

perspektif global

perspektif global

A. Pentingnya Kesadaran dalam Perspektif Global
Kata kesadaran mengandung arti keinsyafan terhadap ego, diri atau benda. Kesadaran adalah kemampuan untuk melihat diri sendiri sebagaimana orang lain dapat melihatnya (Loren Bagus, 1996). Kesadaran adalah pengakuan diri yang muncul dalam diri sebagai cetusan nurani. Jika dikaitkan dengan perspektif global maka kesadaran diisini adalah pengakuan diri bahwa kita adalah bagian dari kehidupan dunia yang mempunyai ketergantungan terhadap orang lain dan bangsa lain.

Baca selengkapnya…

Dimensi, Tujuan dan Manfaat Perspektif Global

Tujuan Pembelajaran Perspektif Global
Pada bab ini akan dijelaskan mengenai dimensi, tujuan dan manfaat perspektif global untuk memantapkan pengetahuan dan pemahaman mahasiswa akan pentingnya perspektif global diajarkan dan diintegrasikan kedalam mata pelajaran di SD. Selain itu pada bab ini juga akan dikemukakan mengenai permasalahan-permasalahan yang dihadapi dunia pendidikan dalam memgintegrasikan pendidikan global kedalam kurikulum yang ada di Indonesia.

Mahatma Gandi dalam sajaknya mengatakan,
Biarkan jendela dan pintu rumahku
Tetap terbuka lebar
Sehingga semua angin
Dari utara dan selatan
Dari timur dan barat
Dapat meniup ke rumahku
Tetapi jangan sampai meruntuhkan fondamen rumahku

Sajak tersebut menunjukkan kepada kita tentang adanya suatu keterbukaan terhadap pembaharuan, tetapi masih mengandung unsur penyeleksian.
Baca selengkapnya…

Hakikat dan Konsep Perspektif Global

A. Global dan Globalisasi

Global artinya sesuatu hal yang berkaitan dengan dunia, internasional, atau seluruh jagat raya (concerning the whole earth).

Bumi

Bumi

Sesuatu hal ini bisa berarti masalah, kejadian, kegiatan bahkan sikap. Masalah, misalnya kebakaran hutan di Kalimantan yang menyebar hingga negara tetangga Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. Kejadian, misalnya Bom Bali I dan Bom Bali II, Bom di Kedutaan Australia, Bom di Hotel J.W Marriot dan Ritz Carlton mempengaruhi opini masyarakat dunia terhadap bangsa Indonesia sehingga secara stereotipe bangsa Indonesia dicap sebagai negara teroris. Kegiatan, misalnya negara Pakistan yang mengadakan uji coba nuklir mendapatkan reaksi positif dan negatif dari negara-negara di dunia. Sikap, misalnya Presiden AS ke-44, Barrack Husein Obama, yang menyatakan sikap “menghormati umat muslim” di dunia, mendapatkan sambutan hangat bukan hanya dari negara-negara Islam, bahkan seluruh dunia sehingga ia mendapatkan nobel perdamaian.
Berdasarkan keempat contoh diatas, hal-hal yang dapat mempengaruhi dunia bukan hanya berkaitan dengan politik saja tetapi juga berkaitan dengan lingkungan, pendidikan, kesehatan, kesejahteraan, dan segala aspek kehidupan. Sehingga, global didalam pembahasan materi-materi kuliah ini memiliki pengertian menyeluruh, dimana dunia tidak lagi dibatasi oleh batas negara, wilayah, ras, warna kulit dan sebagainya.
Globalisasi adalah suatu proses dengan mana kejadian, keputusan dan kegiatan di salah satu bagian dunia menjadi suatu konsekwensi yang signifikan bagi individu dan masyarakat di daerah yang jauh (John Huckle (Miriam Steiner, 1996). Istilah globalisasi saat ini menjadi sangat popular karena berkaitan dengan gerak pembangunan di Indonesia, terutama berkaitan dengan sistem ekonomi terbuka dan perdagangan bebas. Era globalisasi ditandai dengan adanya persaingan yang semakin ketat, padatnya informasi, kuatnya komunikasi dan keterbukaan (transparansi). Bangsa Indonesia akan semakin jauh tertinggal dibandingkan Negara-negara lain di dunia jika tidak memiliki kemampuan-kemampuan tersebut.

Baca selengkapnya…

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.