Beranda > Perspektif Global > Pendidikan Masyarakat Dunia

Pendidikan Masyarakat Dunia

Tujuan Pembelajaran Pendidikan Masyarakat Dunia

Pendidikan Masyarakat Dunia

Pendidikan Masyarakat Dunia

Pada bab ini akan dikemukakan mengenai pendidikan bagi masyarakat di dunia meliputi definisi pendidikan, jenajang pendidikan, serta permasalahan-permasalahan di dunia pendidikan.Seperti kita ketahui bersama, pendidikan adalah suatu hal yang penting bagi kehidupan manusia. Tanpa pendidikan, hidup manusia menjadi tidak terarah. Pada bab ini, para mahasiswa dapat mengetahui arti penting pendidikan bagi kehidupan manusia dalam mempertahankan kehidupannya, termasuk bagaimana cara mengatasi permasalahan-permasalahan di dunia pendidikan.

Pendahuluan
Pendidikan biasanya berawal pada saat seorang bayi itu dilahirkan dan berlangsung seumur hidup. Pendidikan bisa saja berawal dari sebelum bayi lahir seperti yang dilakukan oleh banyak orang dengan memainkan musik dan membaca kepada bayi dalam kandungan dengan harapan ia akan bisa (mengajar) bayi mereka sebelum kelahiran. Banyak orang yang lain, pengalaman kehidupan sehari-hari lebih berarti daripada pendidikan formal. Seperti kata Mark Twain, “Saya tidak pernah membiarkan sekolah mengganggu pendidikan saya.” Anggota keluarga mempunyai peran pengajaran yang amat mendalam — sering kali lebih mendalam dari yang disadari mereka — walaupun pengajaran anggota keluarga berjalan secara tidak resmi.

A. Definisi Pendidikan

Pendidikan adalah suatu proses pembaharuan makna pengalaman, hal ini mungkin akan terjadi di dalam pergaulan biasa atau pergaulan orang dewasa dengan orang muda, mungkin pula terjadi secara sengaja dan dilembagakan untuk untuk menghasilkan kesinambungan social. Proses ini melibatkan pengawasan dan perkembangan dari orang yang belum dewasa dan kelompok dimana dia hidup (John Dewey).
Sedangkan menurut H. Horne, pendidikan adalah proses yang terus menerus (abadi) dari penyesuaian yang lebih tinggi bagi makhluk manusia yang telah berkembang secara fisik dan mental, yang bebas dan sadar kepada Tuhan, seperti termanifestasi dalam alam sekitar intelektual, emosional dan kemanusiaan dari manusia.

B. Jenjang Pendidikan
Jenjang pendidikan adalah tahapan pendidikan yang ditetapkan berdasarkan tingkat perkembangan peserta didik, tujuan yang akan dicapai, dan kemampuan yang dikembangkan. Pendidikan dasar merupakan jenjang pendidikan awal selama 9 (sembilan) tahun pertama masa sekolah anak-anak yang melandasi jenjang pendidikan menengah. Pendidikan dibedakan menjadi tiga yaitu pendidikan formal, pendidikan nonformal dan pendidikan informal.
•    Pendidikan formal merupakan pendidikan yang diselenggarakan di sekolah-sekolah pada umumnya. Jalur pendidikan ini mempunyai jenjang pendidikan yang jelas, mulai dari pendidikan dasar, pendidikan menengah, sampai pendidikan tinggi.
•    Pendidikan nonformal paling banyak terdapat pada usia dini, serta pendidikan dasar, adalah TPA, atau Taman Pendidikan Al Quran,yang banyak terdapat di setiap mesjid dan Sekolah Minggu, yang terdapat di semua gereja.
Selain itu, ada juga berbagai kursus, diantaranya kursus musik, bimbingan belajar dan sebagainya. Program – program PNF yaitu Keaksaraan fungsional (KF); Pendidikan Kesetaraan A, B, C; Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD); Magang; dan sebagainya Lembaga PNF yaitu PKBM, SKB, BPPNFI, dan lain sebagainya.
•    Pendidikan informal adalah jalur pendidikan keluarga dan lingkungan berbentuk kegiatan belajar secara mandiri yang dilakukan secara sadar dan bertanggung jawab.

C. Indeks Pembangunan Manusia (IPM)
IPM mengukur pencapaian rata-rata sebuah negara dalam 3 dimensi dasar pembangunan manusia:
1.    Hidup yang sehat dan panjang umur yang diukur dengan harapan hidup saat kelahiran
2.    Pengetahuan yang diukur dengan angka tingkat baca tulis pada orang dewasa (bobotnya dua per tiga) dan kombinasi pendidikan dasar , menengah , atas gross enrollment ratio (bobot satu per tiga).
3.    standard kehidupan yang layak diukur dengan logaritma natural dari produk domestik bruto per kapita dalam paritasi daya beli.

D. Permasalahan Pendidikan di Indonesia
Permasalahan di dunia pendidikan di Indonesia antara lain adalah :
1.    Peningkatan dan perluasan akses pendidikan,
2.    Peningkatan kualitas, relevansi dan rendahnya daya saing pendidikan, dan
3.    Penguatan manajemen, akuntabilitas kinerja dan citra publik.

E. Pemecahan Masalah
Guru yang menguasai dan kompeten akan menghasilkan lulusan yang berkualitas. Apabila Indonesia tidak ingin menjadi negara yang tertinggal dalam berbagai bidang, maka peningkatan mutu pendidikan merupakan keharusan dan peningkatan mutu guru adalah tiang utamanya. Apabila hal ini tidak ditangani dengan sistematik dan sistemik maka Indonesia menjadi negara yang “ketinggalan kereta”, untuk kesekian kalinya (Raka, 2009).

PENDIDIKAN MASYARAKAT DUNIA

Tujuan Pembelajaran
Pada bab ini akan dikemukakan mengenai pendidikan bagi masyarakat di dunia meliputi definisi pendidikan, jenajang pendidikan, serta permasalahan-permasalahan di dunia pendidikan.Seperti kita ketahui bersama, pendidikan adalah suatu hal yang penting bagi kehidupan manusia. Tanpa pendidikan, hidup manusia menjadi tidak terarah. Pada bab ini, para mahasiswa dapat mengetahui arti penting pendidikan bagi kehidupan manusia dalam mempertahankan kehidupannya, termasuk bagaimana cara mengatasi permasalahan-permasalahan di dunia pendidikan.

Pendahuluan
Pendidikan biasanya berawal pada saat seorang bayi itu dilahirkan dan berlangsung seumur hidup. Pendidikan bisa saja berawal dari sebelum bayi lahir seperti yang dilakukan oleh banyak orang dengan memainkan musik dan membaca kepada bayi dalam kandungan dengan harapan ia akan bisa (mengajar) bayi mereka sebelum kelahiran. Banyak orang yang lain, pengalaman kehidupan sehari-hari lebih berarti daripada pendidikan formal. Seperti kata Mark Twain, “Saya tidak pernah membiarkan sekolah mengganggu pendidikan saya.” Anggota keluarga mempunyai peran pengajaran yang amat mendalam — sering kali lebih mendalam dari yang disadari mereka — walaupun pengajaran anggota keluarga berjalan secara tidak resmi.

A. Definisi Pendidikan

Pendidikan adalah suatu proses pembaharuan makna pengalaman, hal ini mungkin akan terjadi di dalam pergaulan biasa atau pergaulan orang dewasa dengan orang muda, mungkin pula terjadi secara sengaja dan dilembagakan untuk untuk menghasilkan kesinambungan social. Proses ini melibatkan pengawasan dan perkembangan dari orang yang belum dewasa dan kelompok dimana dia hidup (John Dewey).
Sedangkan menurut H. Horne, pendidikan adalah proses yang terus menerus (abadi) dari penyesuaian yang lebih tinggi bagi makhluk manusia yang telah berkembang secara fisik dan mental, yang bebas dan sadar kepada Tuhan, seperti termanifestasi dalam alam sekitar intelektual, emosional dan kemanusiaan dari manusia.

B. Jenjang Pendidikan
Jenjang pendidikan adalah tahapan pendidikan yang ditetapkan berdasarkan tingkat perkembangan peserta didik, tujuan yang akan dicapai, dan kemampuan yang dikembangkan. Pendidikan dasar merupakan jenjang pendidikan awal selama 9 (sembilan) tahun pertama masa sekolah anak-anak yang melandasi jenjang pendidikan menengah. Pendidikan dibedakan menjadi tiga yaitu pendidikan formal, pendidikan nonformal dan pendidikan informal.
•    Pendidikan formal merupakan pendidikan yang diselenggarakan di sekolah-sekolah pada umumnya. Jalur pendidikan ini mempunyai jenjang pendidikan yang jelas, mulai dari pendidikan dasar, pendidikan menengah, sampai pendidikan tinggi.
•    Pendidikan nonformal paling banyak terdapat pada usia dini, serta pendidikan dasar, adalah TPA, atau Taman Pendidikan Al Quran,yang banyak terdapat di setiap mesjid dan Sekolah Minggu, yang terdapat di semua gereja.
Selain itu, ada juga berbagai kursus, diantaranya kursus musik, bimbingan belajar dan sebagainya. Program – program PNF yaitu Keaksaraan fungsional (KF); Pendidikan Kesetaraan A, B, C; Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD); Magang; dan sebagainya Lembaga PNF yaitu PKBM, SKB, BPPNFI, dan lain sebagainya.
•    Pendidikan informal adalah jalur pendidikan keluarga dan lingkungan berbentuk kegiatan belajar secara mandiri yang dilakukan secara sadar dan bertanggung jawab.

C. Indeks Pembangunan Manusia (IPM)
IPM mengukur pencapaian rata-rata sebuah negara dalam 3 dimensi dasar pembangunan manusia:
1.    Hidup yang sehat dan panjang umur yang diukur dengan harapan hidup saat kelahiran
2.    Pengetahuan yang diukur dengan angka tingkat baca tulis pada orang dewasa (bobotnya dua per tiga) dan kombinasi pendidikan dasar , menengah , atas gross enrollment ratio (bobot satu per tiga).
3.    standard kehidupan yang layak diukur dengan logaritma natural dari produk domestik bruto per kapita dalam paritasi daya beli.

D. Permasalahan Pendidikan di Indonesia
Permasalahan di dunia pendidikan di Indonesia antara lain adalah :
1.    Peningkatan dan perluasan akses pendidikan,
2.    Peningkatan kualitas, relevansi dan rendahnya daya saing pendidikan, dan
3.    Penguatan manajemen, akuntabilitas kinerja dan citra publik.

E. Pemecahan Masalah
Guru yang menguasai dan kompeten akan menghasilkan lulusan yang berkualitas. Apabila Indonesia tidak ingin menjadi negara yang tertinggal dalam berbagai bidang, maka peningkatan mutu pendidikan merupakan keharusan dan peningkatan mutu guru adalah tiang utamanya. Apabila hal ini tidak ditangani dengan sistematik dan sistemik maka Indonesia menjadi negara yang “ketinggalan kereta”, untuk kesekian kalinya (Raka, 2009).

  1. yudha arum sesiana
    11 Mei 2011 pukul 00:56

    ibu…untuk materi pertemuan tgl 10Mei belum ada ya?

  2. 11 Mei 2011 pukul 13:55

    Pendidikan merupakan modal utama untuk membangun masa depan bangsa

  3. Dhimas Hardhiana Dwi Putra
    12 Mei 2011 pukul 05:36

    Terimakasih Bu untuk materinya,
    ^,^

  4. Anggit
    12 Mei 2011 pukul 11:37

    Maju terus pendidikan Indonesia!!!!

  5. Qomarinah
    12 Mei 2011 pukul 11:37

    Mari kita turut meningkatkan index pembangunan manusia dimulai dari diri kita sendiri

  6. Ika Dewi P
    13 Mei 2011 pukul 06:31

    terima kasih Ibu…

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: